follow me

twitterfacebookgoogle pluslinkedinrss feedemail

Rabu, 25 Februari 2015

Doa Sindoro Sumbing (II)

PERKENALAN

Pada malam hari, aku berkunjung ke rumah sahabat saya yang letaknya tidak jauh dari kota. Sebut saja Mandra (nama aslinya Sandra). Dia merupakan teman SD dan SMP sewaktu aku masih kecil. Dulu aku sekampung dengan dia walaupun berbeda blok.  Tapi sekarang rumah aku sudah pindah saat aku kelas 6 SD dan berbeda kampung. Dulu kita Cuma biasa aja, bertemu pun Cuma menatapnya bahkan bertegur sapa pun jarang. Awalnya saat reunian SMP setelah lebaran 2014, entah dari mana aku dengan dia menjadi dekat yang sekarang menjadi seorang sahabat. Usut punya usut, ternyata dia mempunyai kesamaan hobi denganku, naik gunung. Sebuah hobi yang memberikan pelajaran hidup tentang puncak bukan tujuan utamanya melainkan yang terpenting menggapai prosesnya. Aku sangat kagum dengan cara dia menajalani kehidupannya. Penuh semangat, pekerja keras dan tentunya berjiwa humoris dengan kata-katanya yang pedas. Dibalik raut mukanya, dia sosok yang pintar menyembunyikan perasaanya, saat belum lama ditinggalkan oleh kedua orangtunya meninggal, dia tetap ceria dengan humorannya. Walaupun aku tahu dibalik hatinya yang terdalam rasa bersedih telah menyilmutinya, tp dia enggan menunjukkan kesedihan itu terlihat oleh teman-temannya apa lagi melihat teman-temannya ikut bersedih. Aku salut dengan lelaki seperti itu.
Saat tiba dirumahnya, kami pun ngobrol kesana kemari serta diselingi menanyakan kabar aku dan si kolor yang kemarin baru turun dari ciremai. Nama asli si kolor adalah Jeje. Entah kenapa sahabatku yang satu ini banyak julukannya, mulai dari bagong, jebag, kolor, tarzan, pakde. Tapi aku lebih sering memanggilnya kolor. Dia juga merupakan teman SD dan SMP sewaktu aku masih kecil. Dulu aku sekampung, namun berbeda blok. Blok dia berdekatan dengan blok aku, sehingga dia kawan bermain aku sejak kecil. Sekarang rumah dia sudah pindah ke Bekasi, namun dia masih sering main ke majalengka karena masih banyak saudaranya yang masih tinggal disini.  Aku ingat betul saat masa-masa kecil dia, hobi dia berenang disebuah kolam ikan didekat rumahnya dan hingga sekarang dia masih suka menyempatkan berenang disana ketika dia datang kesini. Aku sangat kagum dengan sifat supelnya, semua orang di daerah ini hampir mengenal dia. Selain itu dia juga berjiwa humoris, tak sedikit orang yang terkocok perutnya oleh kelakuannya. Orang yang belum mengenal dia, banyak yang mengira dia seorang tentara karena perawakannya dan rambut yang dicepaknya.
Secangkir kopi menjadi teman ngobrol kami dimalam itu dan membahas rencana tahun baruan kita mendaki gunung sindoro sumbing, gunung yang belum pernah kudaki. Kuhisap djarum yang telah kujepit diantara jari-jari tangan kananku dan ku telepon kolor dan teman aku yang bernama kutil. Ku suruh dia datang kerumah mandra untuk membicarakan acara pendakian. Dia pun mengiyakan ajakan aku dan bergegas kesini. Dia merupakan teman aku dari SMP dan berubah beriringan waktu menjadi sahabat. Sama dengan si mandra, kami menjadi dekat sejak acara reunian itu. Rumah aku dengan dia berbeda kampung namun kita sering berkumpul bersama-sama. Dia suka dipanggil kutil karena perawakannya yang kecil, namun nama aslinya Agung. Dia merupakan sosok yang humoris seperti yang lainnya, selain itu juga dia berjiwa penyabar. Dia menjalani kehidupan ini dengan sangat keras, bertubi-tubi cobaan yang datang menghampirinya, tapi dia tetap bersabar menjalaninya. Sering kali aku, mandra, dan kolor menjadi tempat curahan hatinya. Dan sesekali kami pun alihkan pembicaran dengan guyonan agar dia tak berlarut dalam kesedihannya.
Tidak lama kemudian, kolor dan kutil telah tiba dirumah mandra. Kami berempat membahas sisa obrolan yang tadi tertunda tentang acara pendakian gunung sindoro sumbing. Ini pendakian aku bersaama jeje yang kelima kalinya yang sebelumnya ke semeru, ciremai, papandayan, dan guntur. Pendakian aku yang keempat kalinya bersama kutil sebelumnya ke ciremai, papandayan, dan guntur. Dan bersama mandra yang kedua kalinya yang sebelumnya ke ciremai. Didalam obrolan yang rencananya menggunakan motor akhirnya dengan mempertimbangkan keselamatan dan cuaca yang sering hujan diganti menggunakan bis. Kami sepakat tiap orang mengumpulkan uang minimal 350.000 dan setelah terkumpul uangnya dipegang oleh satu orang. Ini salah satu cara agar meminimkan pengeluarkan kita agar tidak banyak jajan dan semuanya sama rata. Selain itu kita sepakat jadwal pemberangkatan hari lusa dan titik temunya dirumah sandra dan membagi-bagi tugas buat besok meminjam peralatan yang belum ada. Dipenghujung obrolan kita, tiba-tiba jeje tidak janji bisa ikut dikarenakan alasan bertepatan acara 100 hari meninggal kakeknya dan dikarenakan faktor keuangannya yang menipis. Kami bertiga pun saling diam setelah mendengar alasannya. Aku tahu dibenak mandra dan kutil kecewa, dan begitu juga aku. Rencana yang jauh-jauh hari kita canangkan ketika turun dari ciremai, dalam satu malam hancur berantakan. Aku tak bisa berbuat apa-apa. Aku tidak bisa memaksakannya untuk ikut serta dalam pendakian ini. Dalam raut mukanya, aku bisa merasakannya apa yang dia rasakan, begitu bersalah dan sulit ketika harus memilih. Kami bertiga pun memakluminya dan siap membantu jika masalah keuangan, tapi jikalau alasan 100 hari kakeknya meninggal kami tidak memaksakannya ikut berangkat.
Esoknya di rumah mandra. aku, kutil dan mandra berkumpul setelah kami mencari pinjaman alat sesuai tugasnya masing-masing. Tinggal kompor dan tenda yang belum kita dapat. Pikirku ini pertanda pendakian ini kita batalkan. Aku tidak mau dipaksakan karena peralatan yang belum ada sangat riskan dicuaca musim penghujan, ditambah belum ada keputusan dari si jeje antara ikut atau tidak. Tidak bisa dipungkuri, jeje merupakan orang yang sangat berpengaruh dari kolompok kami. Tanpa dia, tidak ada bahan ledekan dan bahan tawaan serta tidak ada orang yang bisa ngelucu. Akan tetapi, dalam hatiku malu dengan jiwa semangatnya si mandra. Dia begitu antusias laksana bara api yang sedang membakarnya. Begitu jahatnya bila ku redupkan baranya dan menjadikannya abu. Kami pun menyepakati keputusannya besok sore, jika peralatan masih belum lengkap maka kita batalkan pendakian ini, dan jika peralatannya sudah lengkap maka kita berangkat malamnya dan tentunya kami menunggu kabar dari jeje sampai besok dan jika jeje tidak bisa ikut, maka kami berangkat bertiga saja.
Siang hari pada hari H. Sebelum aku  berangkat mencari peralatan, aku singgah dulu kerumah mandra. Disana aku mengecek kesiapan sang punya rumah. Betapa terkejutnya aku melihat barang-barang yang sudah dia packing. Aku malu sendiri, padahal aku belum packing sama sekali. Dia susun barang-barang kedalam plastik demi plastik yang dimasukan kedalam keril merahnya. Ku telepon kutil ku suruh dia agar datang ke rumah mandra agar membawa kerilku yang mau dia pakai. Aku dan mandra berbincang-bincang sambil berpikir mencari peralatan yang kurang lengkap. aku akui aku sempat berpikir rencana kita akan gagal berangkat. Tiba-tiba pesan singkat dari temanku yang bernama bonus dan botai yang baru turun dari cikuray  dan papandayan udah sampai rumahnya tadi malam, dan sontak ku telepon dia menanyai peralatan yang kita butuhkan dan agar meminjamkannya. Dan akhirnya dia tidak keberatan meminjamkannya pada kami. Tak lama kemudian kutil pun datang. Dia menjelaskan bahwa tadi dapat kabar dari jeje katanya dia jadi ikut berangkat. Aku pun sangat senang mendengarnya. Tak lama banyak bicara, aku ijin pergi kerumahnya bonus untuk mengambil peralatan. Saat aku mau berangkat, mandra menyuruhku agar mengambil bendera SBO (Sangga Buana Outdoor) ditoko depan polres majalengka. Siapa tau nanti dapat tambahan pinjaman peralatan tuturnya. Aku pun menurutinya.
Ditoko SBO, aku sedikit berbincang-bincang dahulu bersama pemiliknya, A Oman. Dia senior dan lebih tua dari aku yang juga berpengalaman dengan organisasinya, Jantera. Tak panjang lebar, Aku menawarkan untuk mengibarkan bendera SBO dipuncak gunung sindoro sumbing, dan dia menyambutnya dengan hangat sambil memberikanku bendera SBO bersama sebuah kompor dan menawariku peralatan yang lainnya. Namun disela-sela pembicarannya kecuali tenda yang kosong, karena lusa mau dipakai istrinya untuk mendaki gunung gede, dan sisanya ada diluar semua disewa orang lain ke ciremai. Dalam hatiku “sebenarnya aku malu untuk meminjam peralatannya yang lainnya, aku rasa dengan dikasih pinjam kompor saja sudah beruntung”. Dan akhirnya aku pamit ke dia dan meminta restu agar selamat sampai pulang kembali. Aku pun bergegas kerumah si bonus.
Dirumah si bonus, seperti biasa aku sedikit berbincang-bincang tentang berbagi pengalaman dia sehabis pulang dari gunung cikuray dan papandayan. aku disugihi cerita menarik yang membuat hasrat aku penasaran ingin mendaki cikuray. Aku akui karena aku belum pernah kesana. Ketika dia pergi kedapur membuatkanku kopi, mataku kembali bertakjub kagum ketembok kamarnya. Tembok kamarnya yang disulap menjadi wall climbing. Sederhana, dan kreatif dalam benak pikirku. Aku mencoba sesekali menaikinya, rasanya tak kuat berlama-lama jari ini menompang berat badanku. Dua cangkir kopi pun datang ketika aku sedang menelepon si kolor dan menyuruhnya kesini. Aku masih penasaran dengan kabar yang diberikan oleh si kutil. “Aku ingin medengar dari orangnya langsung”, dalam batinku.
Ku minum kopi yang telah disuguhkan tadi dan kuhisap djarum yang telah sempat ku diamkan ditepi asbak. Akhirnya si kolor datang, kami pun berbincang rencana pendakian. Ternyata dia ingin ikut akan tetapi terkendala keuangan, dan tidak menjadi masalah dia tidak hadir dalam 100 hari kakeknya meninggal. Tanpa pikir panjang aku pun langsung tak mempersalahkannya, “asal niat maka berangkat”, ucapku. Tak lama memang si kolor berbincang denganku, karena dia ditunggu oleh seseorang. Dia pun pamit dan ku suruh segera packing karena malamnya kita akan berangkat. Ketika tinggal hanya aku dan si bonus, aku memintanya tolong meminjamkan peralatan dia. tak ada keraguan dia menolaknya, semua barang yang ada dia pinjamkan semua termasuk sisa-sisa logistik yang kemarin. Dia pun mengSMS adit agar datang kerumahnya membawa tenda. Dia pun menjelaskan bahwa tendanya hanya berkapasitas maksimal dua orang. Aku pun tak mempermasalahkannya bagaimana caranya tidur, terpenting bisa terlindung dari hujan dan suhu dingin luar yang sewaktu-waktu bisa berubah ekstrim. Adit pun datang membawa tendanya dan meminjamkannya. Ku ucapkan banyak terimakasih kepada mereka dan mendoakan atas segala kebaikannya sambil aku berpamitan pulang.
Sesampainya dirumah, aku pun langsung packing barang-barang yang akan dibawa. Aku masukin sisa-sisa logistik di dapur tanpa sepengetahuan orangtuaku, aku ambil obat-obatan di ruang praktik ibu tanpa sepengetahuannya juga. Setelah semuanya terkumpul, ku masukkan semuanya kedalam keril hitamku. Aku bungkus dengan cover bag warna orange agar tidak basah terkena hujan. Di sisa waktu sebelum berangkat, aku browsing mencari jalur pendakian gunung sindoro sumbing dan ku download data track gpx nya buat di gps handphone ku. Setelah kejadian dari gunung tambora yang membuatku tersasar, cara ini aku jadikan hal yang wajib sebelum mendaki gunung. 

2 komentar:

  1. Halo, nama saya Julia Simon, korban penipuan di tangan kreditur palsu. saya telah kehilangan sekitar $ 29,000USD karena saya butuh modal besar dari $ 75,000USD. i hampir mati, saya tidak punya tempat untuk pergi. bisnis saya hancur, dan dalam proses saya kehilangan anak saya. saya tidak bisa berdiri ini terjadi lagi. pada bulan Desember 2014, saya bertemu dengan seorang teman yang memperkenalkan saya ke ibu yang baik, Mrs Augusta Ibramhim, yang pada akhirnya membantu saya mengamankan pinjaman di sebuah perusahaan. ibu yang baik saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih, dan semoga Tuhan terus memberkati Anda. saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk nasihat sesama orang Indonesia, bahwa ada banyak scammers luar sana, jadi jika Anda membutuhkan pinjaman, dan ingin mengamankan pinjaman cepat, hanya mendaftar melalui Mrs Augusta Ibramhim melalui email: augustaibramhim11@gmail.com. Anda juga dapat menghubungi saya melalui email ini: juliasimon460@gmail.com. jika Anda memiliki keraguan. silahkan dia adalah satu-satunya orang yang dapat diandalkan dan dapat dipercaya.
    Terima kasih.

    BalasHapus
  2. KAMI TAWARKAN SEMUA JENIS PINJAMAN - BERLAKU UNTUK PINJAMAN TERJANGKAU.

    Apakah Anda mencari pinjaman? Anda berada di tempat yang tepat untuk solusi pinjaman Anda di sini! Global Finance Limited memberikan pinjaman kepada perusahaan dan perorangan dengan suku bunga rendah dan terjangkau 2%. untuk semua staf atau orang, silakan hubungi kami untuk bantuan keuangan segera atau strees, kami bangga dengan komitmen kami kepada pelanggan kami; Harus diakui, pinjaman pribadi, pinjaman mobil, pinjaman bisnis / investasi, pinjaman jangka pendek untuk mulai berpikir tentang mendapatkan pinjaman? Apakah Anda serius memerlukan pinjaman mendesak untuk memulai bisnis Anda sendiri? Apakah Anda berhutang? Ini adalah kesempatan Anda untuk mencapai keinginan Anda, kami memberikan pinjaman pribadi, pinjaman dan bisnis pinjaman perusahaan dan semua jenis pinjaman, Anda dapat menghubungi kami di pinjaman yang terjangkau sekarang hubungi kami.
    Alamat email: augustaibramhim11@gmail.com

    Saya minta maaf atas apa yang telah Anda lalui sebelumnya, menginfeksi itu salah satu masalah di tangan pemberi pinjaman palsu, Apakah Anda seorang pria atau wanita bisnis? Apakah Anda dalam kekacauan keuangan atau Apakah Anda perlu dana untuk memulai bisnis Anda sendiri? Apakah Anda memerlukan pinjaman untuk memulai Skala Kecil dan bisnis menengah yang bagus? Apakah Anda memiliki skor kredit yang rendah dan Anda kesulitan mendapatkan pinjaman modal dari bank lokal dan lembaga keuangan lainnya? Pelamar yang tertarik harus Hubungi kami melalui email:
    Alamat email: augustaibramhim11@gmail.com

    DATA APLIKASI
    1) Nama Lengkap:
    2) Negara:
    3) Alamat:
    4) Negara:
    5) Seks:
    6) Status perkawinan:
    7) Pekerjaan:
    8) Nomor Telepon:
    9) Posisi saat ini di tempat kerja:
    10) Penghasilan bulanan:
    11) Jumlah pinjaman yang dibutuhkan:
    12) Durasi pinjaman:
    13) Tujuan pinjaman:
    14) Agama:
    15) Sudahkah Anda melamar sebelumnya:
    16) Tanggal Lahir:

    Saya ingin Anda tahu bahwa ALLAH tidak akan membiarkan orang-orang baik kelaparan tetapi dia akan tetap jahat dari apa yang mereka inginkan.

    Saya ingin Anda tahu bahwa perusahaan ini adalah perusahaan asli dengan rekam jejak yang baik. Saya juga ingin memberi tahu Anda bahwa kami tidak pernah terlibat dalam aktivitas penipuan apa pun. dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa apa yang perusahaan lain tidak bisa lakukan untuk Anda, saya akan melakukannya untuk Anda, dan saya akan membuat Anda bahagia dan membuat senyum di wajah Anda baik-baik saja. saya berikan kata-kata saya hanya percaya padaku dan Anda tidak akan menyesal melakukan bisnis dengan kami, mencari lebih banyak, karena kami di sini untuk menangani semua masalah keuangan Anda, sesuatu dari masa lalu.

    Saya dapat meyakinkan Anda 100% bahwa kami adalah perusahaan yang dapat diandalkan yang saat ini menyiapkan skema dalam bentuk akuisisi Pinjaman untuk membantu berbagai individu serta organisasi yang memiliki niat merenovasi, utang? Apakah Anda memerlukan pinjaman darurat untuk membayar hutang Anda, atau apakah Anda memerlukan pinjaman untuk meningkatkan bisnis Anda? Apakah Anda ditolak oleh bank dan lembaga keuangan lainnya? Apakah Anda memerlukan konsolidasi atau pinjaman hipotek? refinancing? dan juga pendirian pakaian bisnis. Saya seorang wanita bisnis internasional dan Pemberi Pinjaman yang telah menawarkan Pinjaman kepada perorangan dan perusahaan di Eropa, Asia, Afrika, dan bagian lain dunia.

    Pinjaman kami diasuransikan dengan baik untuk keamanan maksimum adalah prioritas kami, tujuan utama kami adalah untuk membantu Anda mendapatkan layanan yang Anda pantas, Program kami adalah cara tercepat untuk mendapatkan apa yang Anda butuhkan dalam sekejap. Kurangi pembayaran Anda untuk mengurangi beban pengeluaran bulanan Anda. Dapatkan fleksibilitas yang dapat Anda gunakan untuk tujuan apa pun mulai dari liburan, pendidikan, hingga pembelian unik. Pelamar yang tertarik harus Hubungi kami melalui email:
    Nyonya Augusta Ibramhim GCF
    Nomor WhatsApp: +2347015872437
    Alamat email: augustaibramhim11@gmail.com

    BalasHapus